Responsive Ad Slot

Latest

latest

Saatnya #JadiBaik di Bulan Baik Dengan TCASH Berbagi

Pada bulan ramadan ini, sebagai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dianjurkan untuk berlomba - lomba #JadiBaik, salah satunya bisa dengan cara bersedekah. Hanya saja kita harus bisa pilih memilih, agar apa yang kita sedekahkan benar-benar #JadiBaik dan #JadiManfaat buat yang membutuhkan, tidak disalah gunakan oleh oknum - oknum yang tidak bertanggung jawab.

Senin, 11 Juni 2018

/ by Yosh Chasez
Saatnya #JadiBaik di Bulan Baik Dengan TCASH Berbagi


Tentunya kalian semua tahu dan masih ingat dengan betul tentang pasal - pasal andalan yang dihafalkan sewaktu dulu jaman masih duduk di bangku sekolah dasar, salah satunya pasal 34 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi “Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara”. Bahkan pasal itu kadang secara tidak sadar kita gunakan untuk minta traktiran temen sekolah. “Aku kan fakir miskin, jadi traktir ya!!” Hayooo... Siapa yang dulu gitu??


Jadi baper mengenang masa-masa sekolah nih… Dan sekarang apa masih seperti itu??


Merujuk ke pasal tersebut memiliki makna bahwa gelandangan dan pengemis (biasa dikenal dengan gepeng), anak jalanan dipelihara dan diberdayakan oleh negara yang dilaksanaan oleh pemerintah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, fakir merupakan orang yang tidak berdaya dikarenakan tidak mempunyai pekerjaan apalagi penghasilan dan mereka tidak mempunyai sanak sodara di muka bumi ini. Sementara, miskin merupakan orang yang berpenghasilan akan tetapi penghasilan tersebut tidak mencukupi pengeluaran kebutuhan mereka, tapi mereka masih memiliki keluarga yang sekiranya mampu untuk membantu mereka yang miskin. Nah... Bingung nggak??? Jadi fakir miskin itu pada intinya seseorang yang wajib kita support penghidupannya dan peran pemerintah sudah semestinya menjadi lebih peka akan keberadaan mereka.



Saatnya #JadiBaik di Bulan Baik Dengan TCASH Berbagi

Jangan Tunda Untuk Berbagi




Untuk fakir miskin disini digambarkan melalui gepeng (gelandangan dan pengemis) yang berkeliaran baik di kota besar maupun di pedesaan. Jangan salah, dipedesaan juga banyak sekali pengemis dan gelandangan.

Gepeng dan anak jalanan semakin meningkat setiap tahunnya, bahkan ada beberapa oknum yang tega menjadikan gepeng dan anak jalanan menjadi lahan bisnis, dan itu sungguh sangat ironi. Hal ini seharusnya menjadi tamparan keras bagi pemerintah ataupun para ellite politik yang sering mengusung tema akan menekan angka kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat miskin, seperti yang sering-sering dijanjikan dalam setiap aksi kampanye, apalagi sekarang sudah memasuki tahun politik.

Mungkin dibenak kamu kamu yang suka melihat berita di tv masih ingat dengan jelas, dan sempat viral di media, tentang seorang pengemis di Jakarta yang memegang uang seumlah 25 juta di dalam gerobak milik nya. Kejadian tersebut seakan menjadi awal membuka tabir bagaimana kehidupan pengemis di Jakarta sebenarnya. Itu baru di jakarta, belum lagi yang di daerah – daerah. Bisa dibayangkan sendiri ya!!!




Saatnya #JadiBaik di Bulan Baik Dengan TCASH Berbagi

Sedekah (ilustrasi)




Aku juga pernah mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan berkaitan dengan pengemis dan pengamen jalanan... Bukan mau berghibah ria sih, cuma mau berbagi pengalaman saja…
Pas kejadian itu aku sedang nongkrong di wedangan gitu, lalu ada pengamen jalanan yang memainkan gitarnya... Setelah lagu selesai, spontan saja aku kasih uang recehan waktu itu 2 koin 200an.. Tau apa yang terjadi selanjutnya?? Uang itu di ambil dan dilemparkan lagi ke depanku lalu pergi begitu saja. Di gituin itu sakitya tu disini... (nunjuk dompet). Ahh... tapi ya sudah lah, daripada ribut-ribut mending lanjut ngobrol-ngobrol cantik sama temen-temen.

Sementara itu lain lagi pengalaman dari temenku, waktu itu ada pengemis jalanan lalu temenku ngasih uang koin 500an. Dan sama pengemis itu dibalikin lagi dan dibilang “iki ora payu (ini nggak laku)”

Helloo... What the hell!!!

Berkaca dari kejadian-kejadian yang terpampang nyata dapat menjadikan alasan bagi kita untuk tidak begitu saja memberi sedekah kepada pengemis ataupun pengamen jalanan, karena belum tentu kehidupan mereka miskin, malah kadang bisa lebih kaya dibandingkan orang yang bekerja.

Aku pernah melihat tayangan Aiman yang menghadirkan narasumber seorang pengemis yang memiliki rumah mewah dan yang sehari penghasilannya minimal Rp 200.000 dan maximal Rp 300.000. Bisa kamu bayangkan sendiri, dalam satu bulan dia bisa mendapatkan sejumlah yang yang fantastis bagi seorang pengemis sekitar 6 juta sampai 9 juta. Dari hasil mengemis itu katanya itu dia bisa membuat rumah sendiri dan menyekolahkan anak - anaknya. Sungguh amat sangat wow bukan...






Seharusnya kita sadar bagaimana kehidupan pengemis sehari-hari, jika dinegara lain pengemis itu harus mempunyai surat ijin dari pemerintah, akan tetapi di Indonesia ya seperti itu kenyataannya. Apalagi bulan ini bulan Ramadan, momen baik untuk berbuat baik. Niat baik dari kamu semua bisa disalahgunakan dan bisa menjadi keuntungan besar buat oknum - oknum pengemis seperti itu.







Pada bulan ramadan ini, sebagai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dianjurkan untuk berlomba - lomba berbagi kebaikan, salah satunya dengan bersedekah itu. Hanya saja kita harus bisa pilih memilih, agar apa yang kita sedekahkan benar-benar jadi manfaat buat yang membutuhkan, tidak disalah gunakan oleh oknum - oknum yang tidak beranggung jawab.

Dengan banyak-banyak sedekah dibulan baik ini, banyak sekali keutamaan-keutamaan yang akan kita dapat dalam hal sedekah, diantaranya:
1. Dengan bersedekah, akan dapat menghapus dosa – dosa kita
2. Dengan bersedekah, akan mendapat naungan dihari akhir
3. Dengan bersedekah, akan memberikan keberkahan pada harta kita
4. Dengan bersedekah, akan melipatgandakan pahala kita
5. Dengan bersedekah, akan menjadikan bukti keimanan seseorang
Dan masih banyak sekali keutamaan-keutamaan dalam bersedekah.

Lantas, bagaimana agak sedekah kita benar-benar bermanfaat bagi yang membutuhkan?? Itu pertanyaan yang akan tersolusikan jika kamu semua ikut berbagi bersama #pakeTCASH seperti yang beberapa kali sudah saya lakukan.

Itu program apa?? Pasti kamu akan bertanya demikian.
TCASH sekarang sudah bekerjasama dengan beberapa instansi resmi pengelola sedekah, salah satunya adalah Rumah Zakat dengan mengadakan program Berbagi Bersama Yatim (BBY). BBY adalah sebuah program berbagi bersama yang khusus diberikan untuk membahagiakan anak yatim dan/atau dhuafa yang kurang mampu dengan memberikan santunan dan mengajak mereka berwisata ke tempat-tempat bermain. Melalui program Berbagi Bersama Yatim (BBY) ini, kamu dapat berinfaq/sedekah untuk memberikan kebahagiaan kepada anak yatim dan/atau dhuafa sebagai bentuk kasih sayang kepada mereka. Jadi apa yang kamu keluarkan untuk bersedekah menjadi benar-benar bermanfaat.

Aku bisikin gimana cara TCASH membantuku dalam bersedekah via digital...
Dengan menggunakan aplikasi Twallet yang bisa kamu instal dari playstore, berikut urutan caranya
1. Buka Aplikasi Twalletmu
2. Lihat saldo TCASH mu
3. Pilih bayar beli
4. Pilih tagihan baru
5. Pilih Donasi
6. Pilih mercant yang akan menerima donasimu
(ada Bazis, Lazis NU, Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, Lazis MU, UPZ MTT)
7. Masukan jumlah nominal yang akan kamu donasikan, kemudian klik lanjut untuk konfirmasi
8. Masukkan PIN
9. Donasimu berhasil, kamu akan mendapatkan SMS konfirmasi sebagai bukti donasi






Buat kamu – kamu yang belum ada aplikasi Twallet, kamu bisa juga menggunakan metode dial langsung dan ikuti langkah - langkah seperti dibawah ini:
1. Pastikan kamu sudah terdaftar dalam layanan TCASH
Kalau belum segera hubungi *800#
2. Hubungi *800*01#
3. Pilih opsi nomor 2, INFAQ
4. Masukkan Nominal (bebas), dengan ditambah nominal Rp 1, contoh : 50.001
5. Masukkan PIN
6. Transaksi berhasil, kamu akan mendapatkan SMS konfirmasi sebagai bukti donasi







Gimana?? Mudah kan caranya…
Itu aku bisik - bisik aja karena mungkin itu bisa jadi sedekahku juga dengan berbagi informasi buat kamu – kamu semua he5x...

Selain itu, banyak sekali merchant TCASH yang sudah bekerjasama, mulai dari beli pulsa, beli listrik, kirim uang, bahkan hingga bayar tagihan jamsostek dll. Jadi selain bersedekah ke badan pengelola, kamu juga bisa bersedekah dengan orang-orang terdekatmu dengan membelikan mereka pulsa, membelikan listrik bahkan mengirimkan uang. Jadi nggak ada alasan kamu-kamu semua untuk tidak menjadi lebih baik lagi di bulan baik ini.


Sudahkah kamu bersedekah hari ini???



Artikel ini diikutsertakan dalam kompetisi blog TCASH






( Hide )
  1. Aku pas di depan benteng pernah ketemu sama pengamen, masih muda, dan keroyokan ngamennya. Dia bilang, "seiklhasnya..". Pas kukasih 100 rupiah, mukanya langsung datar. Terus dibuang. Aku karo koncoku langsung ngakak wkwkwkw "lha jare seiklhasee"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwkw seikhlasnya tp ngarani ya mas.. enak e diapain klo kyk gitu??

      Hapus
  2. Setuju banget buat menyalurkan sedekah melalui lembaga terpercaya. Aku hampir ga pernah ngasih uang ke pengemis. Ini terkait mental juga sih. Kalau masih banyak yang ngasih, pengemis itu ya bakal mengemis terus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuja..
      Kadang yang bikin ngelus dada itu penghasilan pengemis bisa lbh banyak daripada orang pekerja..
      Jd ya pinter2 nya kita ya kak untuk bersedekah khususnya melalui lembaga resmi dgn bantuan teknologi digital pastinya..

      Hapus
  3. Beramal sekarang jadi lwbih gampang ya. Dan lagi di situ ada badan penyalur amal yg resmi terpercaya, pasti sampe ke orang yg tepat hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. yesss...
      Dengan beramal ke badan penyalur amal resmi pasti sampai ke yang benar-benar membutuhkan, dan juga bisa d cek and ricek langsung kalau terjadi penyimpangan.

      Hapus

Thanks for your positive comment..

Don't Miss
Copyright © 2018 Misterransel.com All Rights Reserved
made by templateszoo